8 Gaya Hijab di Berbagai Dunia

8 Gaya Hijab di Berbagai Dunia – Hijab sudah menjadi kewajiban semua wanita muslimah dengan tujuan yang sama, yaitu untuk melindungi aurat. Namun, tampaknya gaya hijab berbeda di seluruh dunia.

8 Gaya Hijab di Berbagai Dunia

 Baca Juga : 7 Istilah Penting di Dunia Mode

chictoday – Tentunya, wanita muslim di seluruh dunia memiliki beberapa gaya hijab yang berbeda, dari budaya dan negara yang berbeda, termasuk Indonesia.
Lantas, seperti apa gaya jilbab wanita muslim di seluruh dunia?

1. Khimar, Mesir

Khimar dengan cara bahasa diucap khamara yang maksudnya menutupi. Khimar merupakan gelar buat kerudung untuk masyarakat Mesir. Karakteristik khasnya merupakan dengan kerudungnya yang luas serta jauh sampai menutup semua badan.

2. Chador atau cadar, Iran

Tipe chador ataupun tudung ini nyaris mendekati dengan khimar. Tipe kerudung ini dipakai buat menutup kepala sampai tubuh. Chador ini warnanya amat terkenal di Iran, Lebanon serta negeri dekat, biasanya mereka yang memakainya mengenakan warna gelap ataupun tidak bewarna jelas.

3. Jilbab atau kerudung, Indonesia

Indonesia diketahui selaku negeri yang mempunyai masyarakat Islam yang kebanyakan. Tidak bingung, banyak wanita Mukmin yang berlalu- lalang menggunakan jilbab. Terus menjadi bertumbuhnya era, terus menjadi bertumbuh pula mode kerudung dengan bermacam wujud, ialah square ataupun bidang 4, pashmina, sampai yang praktis.

4. Burka, Afganistan

Burka merupakan tipe penutup aurat yang menutupi dari akhir kepala sampai akhir kaki. Tetapi, senantiasa terdapat lubang buat memandang. Konsumsi burqa sendiri umumnya dipakai oleh wanita Mukmin di Afganistan.

Butuh dikenal, kalau konsumsi burqa ini dikira kurang baik sebab mencampuradukkan hak berpakaian untuk wanita.

5. Niqab, Arab Saudi

Niqab sesungguhnya tidak merujuk pada tipe kerudung, melainkan sebagian kain yang menutup wajah serta cuma mencadangkan bagian mata buat memandang. Perihal ini pula kerap disamakan dengan tudung. Pemakaian niqab ini kerap ditemui di negeri timur tengah, semacam Saudi Arabia.

Niqab sendiri juga dilarang dipakai dikala menunaikan ibadah haji, namun bisa dipakai buat tiap hari.

6. Al-Amira, Syria dan Asia

Ini merupakan tipe kerudung yang berupa botol dilengkapi dengan ciput, semacam jilbab praktis. Tetapi, untuk kepraktisan umumnya kerudungnya hendak berpadu dengan ciput. Al- Amira ini kerap ditemui di negeri Siria serta sebagian negeri di Asia.

Nah hijabers, seperti itu sebagian tipe style jilbab yang terdapat di bermacam negeri. Pada intinya terdapat banyak sebutan buat mengatakan jilbab, namun pada dasarnya mempunyai guna yang serupa, ialah menutup aurat.

7. Shayla, Uni Emirate Arab

Tipe penutup aurat ini umumnya terbuat dari kain persegi jauh ataupun semacam selendang. Konsumsi shayla amat terkenal untuk kalangan wanita Mukmin di Uni Emirate Arab, Qatar, serta Bahrain.

Baca Juga : 5 Majalah Paling Berpengaruh di Dunia

8. Pakistan

Wanita mukmin Pakistan mengenakan kerudung ataupun diketahui dengan sebutan dupatta dengan bentuk klasik. Biasanya, wanita Pakistan menyampirkan kerudung di bahu serta menampakkan beberapa rambutnya.

Range warna amat besar, dari hitam sampai terang sampai warna jelas yang dicocokkan dengan busana konvensional Pakistan yang colourfull. Bentuk ini hendak nampak elok, classy serta pula gampang di mix and match dengan item apapun.

seseorang mahasiswi pembelajaran adovokat ini menyusun syalnya dengan style klasik Pakistan. Malala menggantungkan dupatta dengan longgar di dekat kepalanya serta meninggalkan sedikit rambut buat menampakkannya di bagian depan.

Category
Tags
shares